Selasa, 13 September 2016

pondasi dalam pembelajaran



MATA KULIAH
MODEL DAN EVALUASI PEMBELAJARAN

PERTEMUAN I (28 ags 2016)
dosen pengampu : Dr.Drs.Syamsurizal, Msi

Terdapat 5 pondasi dalam pembelajaran yaitu :
1.      Problem solving
Problem solving adalah suatu proses mental dan intelektual dalam menemukan masalah dan memecahkan berdasarkan data dan informasi yang akurat, sehingga dapat diambil kesimpulan yang tepat dan cermat (Hamalik, 1994:151). Problem solving yaitu suatu pendekatan dengan cara problem identifikation untuk ketahap syntesis kemudian dianalisis yaitu pemilahan seluruh masalah sehingga mencapai tahap application selajutnya komprehension untuk mendapatkan solution dalam penyelesaian masalah tersebut.
2.      Inquiry (menelusuri, hipotesis)
Inquiry berarti pertanyaan, atau pemeriksaan, penyelidikan (Trianto, 2007:135). inquiry merupakan tingkah laku yang terlibat dalam usaha manusia untuk menjelaskan secara rasional fenomena-fenomena yang memancing rasa ingin tahu. Dengan kata lain, inquiry berkaitan dengan aktivitas dan keterampilan aktif yang fokus pada pencarian pengetahuan atau pemahaman untuk memuaskan rasa ingin tahu.
3.      Argumen
Arguemn yaitu demonstrasi bukti dengan menggunakan alasan logis untuk memengaruhi. serangkaian proposisi (atau dalam kehidupan sehari-hari bisa disamakan dengan pernyataan) yang terdiri dari premis dan kesimpulan. Premis adalah alasan yang dikemukakan untuk mendukung satu kesimpulan.
4.      Konstruktif
Sikap membangun atau menjadikan sesuatu lebih baik dari pada sebelumnya. Bersikap konstruktif berarti membangun suatu keadaan sehingga menjadi lebik baik dari pada sebelumnya. Pada umumnya orang yang bersikap konstruktif biasanya disebut sebagai orag yang berjiwa progresif (suka dengan kemajuan).
5.      Komunikasi
Sikap berkomunikasi merupakan komponen yang terkait pada diri komunikator yang menentukan keberhasilan dan keefektifan komunikasi. Sikap berkomunikasi yang dibawakan seseorang dalam berkomunikasi dapat meningkatkan atau melemahkan suatu hubungan antar orang.

Dengan adanya lima pondasi tersebut maka diharapkan keberhasilan dalam pembelajaran dapat di capai untuk pendidikan yang lebih baik dan tercapainya tujuan pendidikan yang lebih bermakna.


Dalam aplikasi pembelajaran terdapat pula tahap-tahap yang meliputi model pembelajaran dimana hal ini sangat penting dilaksanakan agar tidak terjadi salah pengertian antar tahap dan guru dapat mengetahui perbedaannya secara signifikan.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNxz7fdsjc8hNvYYXHPrelJPrJtYs3JArA2ukC_nxRrqY8uSbsEbA6WXj_G46Mu3PFeA4wvmevotD70QxgNosBnnnerFCOJkrZmQK71xcKWnfhqrhHKMqdc6L6yEoWmyszUwLe9SGZMoQR/s1600/gbr+model+pmbljrn.jpg
 
















1.      Pendekatan pembelajaran (approach)
adalah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.
Dari segi pendekatannya, pada pembelajaran ada dua jenis pendekatan, yaitu :
A.      Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada Siswa (Student Centere Approach)
B.    Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada Guru (Teacher Centered Approach)
2.      Strategi pembelajaran
Yaitu langkah menentukan cara (kiat) menyampaikan  pembelajaran berdasarkan model pembelajaran. Keahlian pengajar dalam menghadapi berbagai macam watak peserta didik. Berisi tenatng pola-pola umum kegiatan guru dan siswa dalam mewujudkan kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar tertentu.
3.      Metode pembelajaran .
Merupakan implementatif dari startegi pembelajaran yaitu pelaksanaan dalam pembelajaran sesuai stratetgi yang sudah dirancang sebelumnya. Terdapat bermacam-macam metode dalam pembelajaran, yaitu metode ceramah, metode diskusi, metode tanya jawab, metode pemberian tugas, metode eksperimen, dan metode demonstrasi.
4.      Teknik pembelajaran
Tahap ini merupakan eksekusi yaiut cara kongkret yang digunakan bagi pengajar sesuai kondisi kelas. Bisa dengan menggunakan metode : apersepsi, eksplorasi, elaborasi dll (urutan tahapan belajar). Misalnya dalam penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relative banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas.
5.      Taktik pembelajaran
Taktik pembelajaran disebut juga gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Tahap ini memperbaiki atau memperhalus teknik yang digunakan agar pembelajaran berlansung menarik dan menyenangkan sehingga suasana dalam pembelajaran lebih diminati peserta didik.

Tidak ada komentar: