Selasa, 13 September 2016

pembelajaran abad 21



MATA KULIAH
MODEL DAN EVALUASI PEMBELAJARAN

PERTEMUAN III (10 sept 2016)
Dosen Pengampu: Dr.Drs.Syamsurizal, Msi

MATERI : PEMBELAJARAN ABAD 21
Pada abad 21 ini banyak fase-fase yang berubah dari sebelumnya dan tidak dipungkiri juga kemudahan-kemudahan serta inovasi-inovasi yang tak kalah surut dalam memperbaiki kehiduan manusia pada saat ini begitu pula dengan bidang pendidikan. Sebelum masuk ke sistem pendiidkan abad 21 terlebih dahulu kita ulas ciri-ciri dari abad 21 .
1.      Informasi
Informasi yang didapatkan bisa dari mana saja dan dengan apa saja dengan muah tanpa tingakatan umur semua bisa mengaksesnya, jadi tidak menutup kemungkinan bahwa peserta didik akan bisa proaktif dalam pembelajaran. Dengan demikina harus disediakan Pembelajaran diarahkan untuk mendorong peserta didik mencari tahu dari berbagai sumber observasi, bukan diberi tahu.
2.      Komputasi
Dengan komputasi ini segala masalah akan lebih cepat diselesaikan dan akan terkoordinir dengan baik jadi
Pembelajaran diarahkan untuk mampu merumuskan masalah (menanya), bukan hanya  menyelesaikan masalah (menjawab).
3.      Otomasi
Dengan kecanggihan teknologi suatu pekerjaan tidak hanya bisa diselesaikan satu-persatu melainkan bisa dengan sekaligus dan jarak jauh dengan mudah. Hal ini kiranya tidak membuat masyarakat terlalu dimanjakan dengan teknologi oleh karena itu disediakan
Pembelajaran  yang diarahkan untuk melatih berfikir analitis [pengambilan keputusan] bukan berfikir mekanistis (rutin)
4.      Komunikasi
Dengan adanya komunikasi yang baik dan mudah maka terbuka peluang unutk saling sharing dan berbagi informasi agar bisa mendapatkan info yang lebih lengkap maka dari itu Pembelajaran menekankan pentingnya kerjasama dan kolaborasi dalam menyelesaikan masalah.

Tidak saja sistem pembelajaran yang harus diperbaiki tetapi juga juga sikap para pendidik serta peserta didik yang harus dipupuk dan dibiasakan untuk mengimbangi kemajuan abad 21 yang lebih relevan. Sikap-sikap itu terdiri dari kreatif, inovatif, dan produktif.





Kreatif
memiliki daya cipta, mempunyai kemampuan untuk mencipatakan,atau mampu menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun kenyataan yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.
CirCiri sosok yg kreatif :
1. Memiliki banyak ide dan kemauan
2. Memiliki jiwa yg suka dng tatangan
3. Selalu mencoba dgn sesuatu yg baru
4. memiliki jiwa yg professional

Inovatif
Inovatif yaitu Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahlian untuk menghasilkan karya baru. Berpikir inovatif yaitu Proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif.
Ciri-Ciri sosok inovatif :
1.      Giat belajar dan bekerja
2.      Selalu berorientasi kedepan
3.      Kaya ide-ide yg cemerlang
4.      Berfikir rasional dan berprasangka baik
5.      Menghargai waktu dan menggunakannya dgn sebaik-baiknya
Suka melakukan eksperimen-eksperimen dan penelitian

Produktif
productive berarti menghasilkan kemudian diadopsikedlm bahasa Indonesia yaitu produktif yg berarti kemauan untuk menghasilkan sesuatu atau banyak mendatangkan hasil. Produktif dp juga diartikan dgn meng hasilkan atau berkarya.
Ciri-Ciri sosok yg produktif :
1.      Menghargai waktu dan disiplin
2.      Tekun dlm bekerja
3.      Gemar membaca
4.      Tidak mengenal putus asa
5.      Selalu ingin berkarya
6.    Memiliki pola hidup yg hemat




pondasi dalam pembelajaran



MATA KULIAH
MODEL DAN EVALUASI PEMBELAJARAN

PERTEMUAN I (28 ags 2016)
dosen pengampu : Dr.Drs.Syamsurizal, Msi

Terdapat 5 pondasi dalam pembelajaran yaitu :
1.      Problem solving
Problem solving adalah suatu proses mental dan intelektual dalam menemukan masalah dan memecahkan berdasarkan data dan informasi yang akurat, sehingga dapat diambil kesimpulan yang tepat dan cermat (Hamalik, 1994:151). Problem solving yaitu suatu pendekatan dengan cara problem identifikation untuk ketahap syntesis kemudian dianalisis yaitu pemilahan seluruh masalah sehingga mencapai tahap application selajutnya komprehension untuk mendapatkan solution dalam penyelesaian masalah tersebut.
2.      Inquiry (menelusuri, hipotesis)
Inquiry berarti pertanyaan, atau pemeriksaan, penyelidikan (Trianto, 2007:135). inquiry merupakan tingkah laku yang terlibat dalam usaha manusia untuk menjelaskan secara rasional fenomena-fenomena yang memancing rasa ingin tahu. Dengan kata lain, inquiry berkaitan dengan aktivitas dan keterampilan aktif yang fokus pada pencarian pengetahuan atau pemahaman untuk memuaskan rasa ingin tahu.
3.      Argumen
Arguemn yaitu demonstrasi bukti dengan menggunakan alasan logis untuk memengaruhi. serangkaian proposisi (atau dalam kehidupan sehari-hari bisa disamakan dengan pernyataan) yang terdiri dari premis dan kesimpulan. Premis adalah alasan yang dikemukakan untuk mendukung satu kesimpulan.
4.      Konstruktif
Sikap membangun atau menjadikan sesuatu lebih baik dari pada sebelumnya. Bersikap konstruktif berarti membangun suatu keadaan sehingga menjadi lebik baik dari pada sebelumnya. Pada umumnya orang yang bersikap konstruktif biasanya disebut sebagai orag yang berjiwa progresif (suka dengan kemajuan).
5.      Komunikasi
Sikap berkomunikasi merupakan komponen yang terkait pada diri komunikator yang menentukan keberhasilan dan keefektifan komunikasi. Sikap berkomunikasi yang dibawakan seseorang dalam berkomunikasi dapat meningkatkan atau melemahkan suatu hubungan antar orang.

Dengan adanya lima pondasi tersebut maka diharapkan keberhasilan dalam pembelajaran dapat di capai untuk pendidikan yang lebih baik dan tercapainya tujuan pendidikan yang lebih bermakna.


Dalam aplikasi pembelajaran terdapat pula tahap-tahap yang meliputi model pembelajaran dimana hal ini sangat penting dilaksanakan agar tidak terjadi salah pengertian antar tahap dan guru dapat mengetahui perbedaannya secara signifikan.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNxz7fdsjc8hNvYYXHPrelJPrJtYs3JArA2ukC_nxRrqY8uSbsEbA6WXj_G46Mu3PFeA4wvmevotD70QxgNosBnnnerFCOJkrZmQK71xcKWnfhqrhHKMqdc6L6yEoWmyszUwLe9SGZMoQR/s1600/gbr+model+pmbljrn.jpg
 
















1.      Pendekatan pembelajaran (approach)
adalah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.
Dari segi pendekatannya, pada pembelajaran ada dua jenis pendekatan, yaitu :
A.      Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada Siswa (Student Centere Approach)
B.    Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada Guru (Teacher Centered Approach)
2.      Strategi pembelajaran
Yaitu langkah menentukan cara (kiat) menyampaikan  pembelajaran berdasarkan model pembelajaran. Keahlian pengajar dalam menghadapi berbagai macam watak peserta didik. Berisi tenatng pola-pola umum kegiatan guru dan siswa dalam mewujudkan kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar tertentu.
3.      Metode pembelajaran .
Merupakan implementatif dari startegi pembelajaran yaitu pelaksanaan dalam pembelajaran sesuai stratetgi yang sudah dirancang sebelumnya. Terdapat bermacam-macam metode dalam pembelajaran, yaitu metode ceramah, metode diskusi, metode tanya jawab, metode pemberian tugas, metode eksperimen, dan metode demonstrasi.
4.      Teknik pembelajaran
Tahap ini merupakan eksekusi yaiut cara kongkret yang digunakan bagi pengajar sesuai kondisi kelas. Bisa dengan menggunakan metode : apersepsi, eksplorasi, elaborasi dll (urutan tahapan belajar). Misalnya dalam penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relative banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas.
5.      Taktik pembelajaran
Taktik pembelajaran disebut juga gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Tahap ini memperbaiki atau memperhalus teknik yang digunakan agar pembelajaran berlansung menarik dan menyenangkan sehingga suasana dalam pembelajaran lebih diminati peserta didik.

Rabu, 07 September 2016

perbedaan antara test, pengukuran, penilaian , dan evaluasi.


tes: instrument yang digunakan
pengukuran : kegiatan membandingkan dengan ukururan dan bersifat kuantitatif
penialaian : kegiatan mengambil keputusan untuk menentukan sesuatu berdasarkan ktiteria baik buruk bersifat kualitatif. penerapan berbagai cara dengan menggunakan beragam alat untuk memperoleh informasi tentang sejauh mana hasil berdasarkan acuan.
evaluasi : kegiatan meliputi pengukuran  dan penilaian (tindakan yang harus dilakukan). mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperolah